MENANTIKAN JANJI-JANJI ALLAH
Bacaan Setahun:
Luk. 2:21-52
Yeh. 38-39
Yes. 61
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” (Wahyu 22:12 – TB)
Ayat ini mengingatkan kita bahwa waktu Tuhan sudah semakin dekat. Karena itu, sebagai umat pilihan Allah, kita harus sungguh-sungguh bersiap menantikan penggenapan janji-janji Allah tentang kedatangan Kristus yang kedua kali.
Pertama, “Sesungguhnya Aku datang segera.” Ungkapan ini menegaskan sesuatu yang sangat penting dan waktunya sudah sangat singkat. Bagi setiap warga Kerajaan Allah, hal ini adalah janji penuh pengharapan untuk menerima kehidupan kekal. Firman Tuhan berkata dalam Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Namun, bagi orang fasik — yaitu mereka yang mengetahui firman tetapi tidak hidup dalam kebenaran — kedatangan Kristus merupakan sebuah peringatan yang menakutkan akan penghakiman kekal. Mazmur 34:22 menegaskan, “Kemalangan akan mematikan orang fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.”
Kedua, “Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.”Bagian ini memperlihatkan bahwa kedatangan Kristus akan membawa konsekuensi besar: setiap orang akan diminta pertanggungjawaban atas hidupnya di hadapan takhta penghakiman Allah. “Upah” di sini bukan hanya berbicara tentang hadiah bagi mereka yang hidup dalam kebenaran, tetapi juga hukuman bagi mereka yang hidup dalam ketidaktaatan. Wahyu 20:11–15 menggambarkan “Takhta Putih Besar” sebagai tempat di mana semua orang — besar maupun kecil — akan dihakimi berdasarkan perbuatan mereka yang tercatat dalam kitab kehidupan. Ini menunjukkan keadilan dan kemurnian Allah yang sempurna. Karena itu, ayat ini menjadi tanda peringatan bagi semua umat Tuhan untuk senantiasa berjaga-jaga dan hidup dalam kebenaran. Kita tidak tahu kapan Kristus datang kembali, tetapi kita tahu bahwa waktunya semakin dekat.
Menjelang akhir tahun ini, mari kita renungkan hidup kita. Sudahkah kita menggunakan waktu yang ada dengan bijaksana? Sudahkah kita hidup dalam pertobatan yang sungguh dan mengenakan pakaian kekudusan? Firman Tuhan dalam Efesus 5:15–16 mengingatkan, “Perhatikanlah dengan saksama bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” Biarlah kita menutup tahun ini dengan tekad baru: hidup dalam kesetiaan, mematikan keinginan daging, dan menantikan kedatangan Kristus dengan hati yang bersih serta hidup yang berkenan di hadapan-Nya. (TL)
Questions:
1. Janji Tuhan seperti apa yang sesungguhnya kita nantikan di akhir jaman ini? Diskusikan!
2. Apa itu orang fasik? dan kosekuensi apa yang akan diterima oleh kefasikan ketika Yesus datang?Diskusikan!
Values:
Kataatan akan kebenaran akan mendatangkan kehidupan yang kekal tetapi kefasikan akan membawa kepada kebinasaan kekal.
Kingdom Quotes:
Kedatangan Kristus merupakan janji akan pengharapan yang pasti untuk menerima janji kehidupan yang kekal.