MENANTIKAN KEDATANGAN SANG RAJA

MENANTIKAN KEDATANGAN SANG RAJA

Bacaan Setahun:

Bilangan 5:11 – 6:27
Lukas 2:1–20
Amsal 7:6–20

“Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,” (1 Tesalonika 5:8-9)

Kedatangan Yesus yang kedua kali adalah inti pengharapan eskatologis setiap orang percaya sebagai warga Kerajaan Allah. Kedatangan Yesus yang kedua kali bukanlah sesuatu yang bisa diramal atau direka-reka sebab melampaui perhitungan dan perkiraan manusia. Tapi satu hal yang pasti, kedatangan Yesus yang kedua akan menyempurnakan seluruh janji keselamatan pada kedatangan-Nya yang pertama, yakni untuk menghakimi dunia, menghukum mereka yang jahat dan menegakkan Kerajaan-Nya serta memerintah sebagai Raja yang kekal di dunia

Kedatangan Yesus yang kedua kali adalah sumber motivasi dan kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di tengah-tengah dunia yang semakin jahat, karena kita dipanggil untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang Sang Raja ajarkan. Hal ini tercermin dalam cara hidup, sikap dan tindakan yang berbeda dengan nilai-nilai dunia. Salah satu contohnya adalah kita dipanggil untuk hidup dalam kasih yang tidak terbatas. Yesus berkata dalam Matius 5:44: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” Ini adalah prinsip Kerajaan yang berbeda dari prinsip dunia yang cenderung mementingkan pembalasan atau dendam.

Yesus Kristus akan datang sebagai Raja yang menghakimi dunia menegaskan bahwa kedatangan-Nya akan membawa pemulihan bagi mereka yang setia. Oleh sebab itu sebagai orang percaya, kita harus dapat memakai waktu yang masih ada ini untuk berbuat sesuatu bagi orang lain yakni menolong sesama dan memberi kesaksian iman tentang Kerajaan Allah dan janji keselamatan yang sempurna di dalam Yesus Kristus.

Kedatangan Sang Raja sudah semakin dekat, dan kita dipanggil untuk hidup dengan iman dan pengharapan serta bertahan dalam penderitaan dan ketidakadilan dengan sukacita. Pengharapan ini bukan membawa kita keluar dari realitas dunia, melainkan motivasi untuk terlibat aktif dalam transformasi masyarakat dan menjadi agen perubahan sosial dalam mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Kasih karunia-Nya memampukan kita untuk tetap berjaga-jaga, hidup dalam kebenaran, dan mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya dan kesempurnaan Kerajaan-Nya

Mari kita hidup sebagai anak-anak terang dan anak-anak siang karena kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar dan siap menyambut kedatangan-Nya dengan hati yang bersih dan iman yang teguh. Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (RSN)

Questions:

1. Apakah makna kedatangan Yesus yang kedua?
2. Bagaimana warga Kerajaan menyambut kedatangan Sang Raja?

Values:

Kedatangan Yesus yang kedua akan menyempurnakan seluruh janji keselamatan pada kedatangan-Nya yang pertama untuk membawa pemulihan bagi mereka yang setia.

Kingdom Quotes:

Kasih karunia-Nya memampukan kita untuk berjaga-jaga dan hidup dalam kebenaran, sebab hanya yang berhati bersih dan beriman teguh yang siap menyambut kedatangan Sang Raja.