MENGENAL JALAN-JALAN TUHAN

MENGENAL JALAN-JALAN TUHAN 

Bacaan Setahun: 
Kej. 30;  Mat. 9 

“Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatankepada orang Israel.” (Mazmur 103:7)

Hidup adalah Sebuah perjalanan, hidup adalah sebuah tujuan. Myles Munroe berkata: tragedi terbesar di dunia ini bukanlah kematian, peperangan,bencana alam atau apapun juga, tetapi hidup yang tanpa tujuan. Kehidupan yang berarti adalah ketika kita bisa menangkap tujuan Tuhan yang telah menyelamatkan hidup kita dan mengenal jalan-jalanNya. Tuhan Yesus datang ke dunia tidak sekedar menyelamatkan hidup kita, namun Ia juga rindu agar rancanganNya tergenapi melalui hidup kita.

Dalam hidup ini setiap hari kita berjumpa dan berurusan dengan yang namanya jalan. Coba perhatikan, untuk mencapai suatu tujuan, hal yang paling kita butuhkan adalah jalan, sebab tanpa adanya jalan, sampai kapan pun kita tidak akan pernah mencapai tempat yang hendak kita tuju. Begitu pula bila kita salah dalam memilih jalan, akan berakibat sangat fatal dan tidak akan pernah membawa kita ke tempat tujuan, sebab “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” (Amsal 14:12).

Di era digital, kehadiran GPS alias Global Positioning System membuat proses navigasi jadi jauh lebih mudah. Pengguna gadget bisa langsung menentukan lokasinya secara instan dan akurat. Dengan aplikasi GPS dapat membantu kita menunjukkan arah jalan ketika kita bepergian ke suatu wilayah yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya atau saat kita harus mencari lokasi atau alamat tertentu. GPS juga dapat memberikan petunjuk rute jalan yang bisa membantu mempercepat proses pencarian. GPS memang mempermudah kita melacak lokasi yang akan dituju. Bahkan, GPS juga bisa mengetahui jarak tempuh perjalanan yang akan dilalui.

Agar rancangan Tuhan tergenapi melalui hidup kita, maka kita perlu mengenal jalanjalanNya. Kadang sangat tidak mudah untuk memahami dan mengerti jalan-jalan Tuhan, “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:8-9). Jalan-jalan Tuhan kadang juga terasa berat untuk diikuti, tapi selalu ada rencana-Nya yang indah dan semua itu mendatangkan kebaikan bagi kita. “Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.” (Mazmur 25:10).

Kita tidak bisa mengandalkan kemampuan kita didalam menjalani kehidupan ini, kita perlu tuntunan Tuhan senantiasa dan mengenal jalan-jalanNya. Tuhan hanya memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa yaitu setiap kita yang memiliki kualitas pemimpin dan perbuatanperbuatan-kepada orang Israel yang menggambarkan setiap kita yang memiliki kualitas sebagai pengikut. Namun seringkali kita justru mencari perbuatan-perbuatan Tuhan yaitu hal-hal yang spektakuler, fenomena, mujizat, dsb. Padahal ketika kita mengenal jalan-jalan Tuhan, maka semua itu bisa kita alami. (RSN)

Questions:
1. Kepada siapa Tuhan memperkenalkan jalanjalanNya?
2. Bagaimana kita memahami jalan-jalan Tuhan?

Values:
Kadang sangat tidak mudah untuk memahami dan mengerti jalan-jalan Tuhan dan Jalan-jalan Tuhan juga terasa berat untuk diikuti tetapi segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatanperingatan-Nya.

Kingdom’s Quotes:
Miliki kualitas seorang pemimpin maka Tuhan akan memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada kita.