MENYIMPAN HARTA DI SORGA
Bacaan Setahun:
Yoh. 14:15-31, 2 Taw. 21:2-22:12, Mzm. 79
“Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.” (Matius 6:20)
Dalam Alkitab versi King James, kata “mengumpulkan” diterjemahkan sebagai “lay up”, yang berarti menyimpan atau menimbun. Dalam bahasa Yunani, istilah ini berasal dari kata thēsaurizō, yang memiliki arti menyimpan sesuatu yang dianggap sangat berharga, seperti harta karun. Secara literal, ini menggambarkan tindakan menyimpan dengan maksud sebagai jaminan di masa depan.
Yesus mengajarkan agar kita tidak berfokus pada pengumpulan harta duniawi, tetapi pada harta surgawi. Artinya, kita dipanggil untuk hidup benar, mengasihi Tuhan dan sesama, serta melakukan perbuatan baik yang berdampak kekal. Harta surgawi jauh lebih bernilai, sebab tidak bisa rusak, tidak dapat dicuri, dan tidak akan habis oleh waktu. Di sanalah terdapat kekayaan, kemuliaan, dan sukacita sejati yang disediakan bagi orang-orang yang hidup dalam kekudusan.
Sebagai warga Kerajaan Allah, fokus hidup kita tidak boleh terpaku pada hal-hal sementara. 2 Korintus 4:18 berkata, “Sebab yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tidak kelihatan adalah kekal.” Dunia mendorong manusia untuk mengejar kesuksesan, kekayaan, dan popularitas dengan segala cara. Kita pun sadar bahwa sebagai manusia yang hidup di dunia, hal-hal itu kerap kita butuhkan. Namun, sebagai orang percaya, kita tidak boleh menjadikan itu tujuan utama. Fokus utama kita adalah kekekalan bersama Kristus Yesus.
Karena kewargaan kita adalah di dalam surga (Filipi 3:20), maka cara berpikir dan arah hidup kita pun harus selaras dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. Kolose 3:1–2 mengingatkan, “Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada… pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.” Jangan membebani diri dengan harta dunia yang hanya memberi kepuasan sesaat. Sebaliknya, kumpulkanlah jaminan yang kekal. Jangan biarkan keinginan daging menenggelamkan kita dalam kekhawatiran dan keserakahan, tetapi hiduplah dalam kesederhanaan dan pengharapan. Setiap tindakan iman, setiap kasih yang kita taburkan, tidak akan sia-sia. Tuhan memperhitungkan semuanya.
Karena kita telah ditebus dan diberi identitas baru sebagai warga Kerajaan Surgawi, mari hidup sesuai panggilan ilahi itu. Jangan hanya menjadi pengumpul kekayaan fana, tetapi jadilah pengelola yang setia bagi kekayaan yang abadi di dalam Kristus. (TL)
Questions:
1. Apakah kita sudah mengerti maksud mengumpulkan harta di sorga? Jelaskan!
2. Bagaimana cara kita agar dapat mengumpulkan harta di surga?
Values:
Fokus kita sebagai warga Kerajaan Allah adalah berfokus kepada yang kekal bukan yang sementara.
Kingdom Quotes:
Mengumpulkan harta dunia bersifat sementara, tetapi mengumpulkan harta di surga berarti menyiapkan kekekalan bersama Kristus.