PERINTAH BARU

PERINTAH BARU 

Bacaan Setahun: 
Rut 1-2, Mzm. 129, Roma 3 

Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. (1 Yohanes 2:7-8)

Seorang sopir gereja diminta menjemput gembalanya di bandara. Setelah bertemu  dengan sang gembala mereka berdua menuju ke tempat pengambilan bagasi. Ketika berjalan keluar, Raymon si sopir tersebut sering menghilang. Banyak hal dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopernya jatuh dan terbuka, kemudian menolong dua anak kecil yang sedang mencari orang tuanya. Ia juga menolong orang-orang yang tidak tahu terminal di bandara tersebut dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali ia kembali ke sisi sang gembala dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. “Dari mana saja kamu tadi?” Tanya sang gembala. “Ooh anu pak, saya bantu orang-orang yang perlu dibantu” Jawabnya. “Kamu disini ini untuk jemput saya dan angkat bawaan saya, jangan seenaknya sendiri ya”. “Maaf pak saya hanya mempraktikan kasih Kristus yang saya terima dari firman Tuhan”.

Saudara, hal pokok dalam upaya menghidupkan Kristus adalah dengan meneladani perkataan dan perbuatan-Nya. Semua perkataan dan perbuatan Kristus mendemonstrasikan kasih. Inilah yang diingatkan oleh Yohanes kepada jemaat. Menghidupkan kasih adalah perintah baru. Perintah untuk saling mengasihi telah mereka dengar sejak mereka percaya kepada Yesus. Sejak mendengar Injil mereka telah didorong untuk mengasihi. Jika demikian, ini bukan perintah baru. Yohanes menyadari bahwa perintah mengasihi adalah perintah lama, namun disebut sebagai perintah baru dalam arti sebelumnya belum pernah terlihat. Yesus Kristus menunjukkan kasih kepada manusia. Demonstrasi kasih yang Yesus lakukan ketika Dia disalibkan belum pernah dilihat manusia. Demonstrasi kasih seperti ini benar-benar baru bagi manusia. Perintah kasih adalah baru karena terus menerus dihidupkan dalam setiap pengikutNya.

Kasih menjadi kenyataan hidup yang belum pernah diwujudkan manusia sebelumnya. Oleh karena itu sepatutnyalah orang Kristen menghidupkan kasih Yesus di dalam perkataan dan perbuatannya setiap hari. Hidup dalam kasih berakibat semakin pudarnya kegelapan karena terang semakin bercahaya dalam kehidupan setiap orang percaya. Kasih Kristus tidak pernah terbatas pada tembok-tembok gereja. Kasih Kristus diarahkan kepada semua manusia. Orang Kristen harus memperluas jangkauan kasih kepada semua manusia. Jika kita tidak mengasihi berarti kita sedang membenci. Tidak ada pilihan lain. Anda setuju? (AU)

Questions:
1. Apakah Anda sudah mempraktikkan perintah baru dalam kehidupan rohani Anda?
2. Buah apa saja yang pernah Anda hasilkan dalam mempraktikkan kasih Yesus? Saksikan!

Values:
Semua perkataan dan perbuatan Kristus mendemonstrasikan kasih. Jadilah warga Kerajaan yang suka mengasihi, bukan membenci.

Kingdom Quotes:
Sedikit membenci saja di dalam kehidupan ini, maka suasana sorga akan menjauh.