STANDING in FAITH

STANDING in FAITH 

Bacaan Setahun:

2 Pet. 1
Yer. 41-42
Mzm. 139

“Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikap beranilah dan tetaplah kuat!” (1 Korintus 16:13 – TB2)

Tema renungan Minggu keempat bulan November 2025 adalah Standing in Faith yang memiliki arti Berdiri Teguh dalam Iman. Hidup orang percaya menuntut sikap rohani yang teguh. Rasul Paulus menulis surat ini kepada jemaat Korintus yang penuh dengan tantangan: perpecahan, pengaruh budaya kafir, dan godaan moral. Ia mengingatkan bahwa iman tidak boleh goyah, tetapi harus berdiri kokoh. Kata “berdiri teguh” dalam bahasa Yunani adalah stēkō (στήκω), artinya tetap berdiri, tidak tergeser, teguh di tengah guncangan. Inilah panggilan kita: berdiri teguh dalam iman. Mari kita belajar tiga hal tentang Standing in Faith.

Yang pertama, Berjaga-jagalah! Kata “berjaga-jaga” dalam bahasa Yunani adalah grēgoreō (γρηγορέω), yaitu tetap terjaga, waspada, tidak tertidur rohani. Jemaat Korintus diingatkan oleh Rasul Paulus bahwa mereka harus sadar akan bahaya ajaran sesat dan dosa yang mengintai. 1 Petrus 5:8 telah mengingatkan kita, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum…” Ketahuilah bahwa hari ini dunia menawarkan banyak jebakan. Orang percaya harus berjaga dengan doa dan firman agar tidak tertipu.
Yang kedua, Berdirilah dengan Teguh dalam Iman! Kata “berdiri dengan teguh” dalam bahasa Yunani adalah stēkō (στήκω), yaitu berdiri tegak, teguh, tidak tergoncang. Paulus menekankan bahwa dasar teguh itu adalah iman kepada Kristus, bukan kekuatan manusia. Filipi 1:27 telah menguatkan kita, “Berdirilah dengan teguh dalam satu roh, dengan sehati sejiwa berjuang untuk iman…” Hari ini kita harus menyadari bahwa dalam badai hidup, kita tidak boleh menyerah, tetapi tetap berakar dalam firman dan janji Tuhan.

Yang ketiga, Bersikap Beranilah dan Tetaplah Kuat! Kata “bersikap berani” dalam bahasa Yunani adalah andrizomai (ἀνδρίζομαι), yaitu bersikap seperti pahlawan. Lebih lanjut, kata “tetaplah kuat” dalam bahasa Yunani adalah krataioō (κραταιόω), yang artinya dikuatkan, diteguhkan. Pada masa itu, jemaat Korintus didorong untuk hidup dengan keberanian rohani dan bukan ketakutan. Yosua 1:9 telah mengingatkan kita, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu…” Hari ini kita dipanggil untuk berani menyatakan iman di tengah tekanan dunia, sebab kekuatan kita bersumber dari Tuhan.

Berdiri teguh dalam iman berarti hidup waspada, berakar pada Kristus, dan berani menghadapi tantangan dengan kekuatan Tuhan. Iman sejati tidak sekadar percaya, tetapi tetap berdiri meski dunia mengguncang. Mari kita memilih untuk berjaga, berdiri teguh, dan berani melangkah, sebab kemenangan hanya bagi mereka yang tidak goyah dalam iman kepada Yesus Kristus. Stay blessed. (DW)

Questions:

1. Mengapa kita harus berdiri teguh dalam iman?
2. Bagaimana cara kita berdiri teguh dalam iman?

Values:

Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang menyadari bahwa kunci berdiri teguh dalam iman adalah hidup melekat dengan Allah.

Kingdom Quotes:

Berdiri teguh dalam iman berarti hidup waspada, berakar pada Kristus, dan berani menghadapi tantangan dengan kekuatan Tuhan.