TAHUN YOBEL

TAHUN YOBEL 

Bacaan Setahun:
Pengkhotbah 4:1 – 6:12
1 Korintus 7:17–35
Amsal 19:23 – 20:4

“Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.” (Imamat 25:10)

Salah satu ketetapan Tuhan bagi Bangsa Israel di dalam perjanjian lama adalah mengenai Tahun Yobel, yaitu setiap lima puluh tahun, sangkakala Yobel ditiup sebagai tanda dimulainya tahun pembebasan. Tahun Yobel menjadi kabar baik bagi orang-orang miskin, para budak/orang-orang yang tertindas dan para petani yang terpaksa menjual tanahnya akan melihat tanah itu dipulangkan. Pada tahun itu budak-budak dibebaskan, hutang-hutang dihapuskan, dan tanah yang telah hilang dikembalikan kepada pemiliknya.

Yobel adalah gambaran hati Bapa. Tuhan bukanlah Allah yang senang melihat umat Nya hidup dalam perbudakan. Ia adalah Allah yang memulihkan. Ia adalah Allah yang mengembalikan. Ia adalah Allah yang membebaskan. Dalam hal ini Tuhan sedang mengajarkan bahwa dalam Kerajaan-Nya tidak ada penindasan yang berlangsung selamanya dan tidak ada kehilangan yang tidak dapat dipulihkan.

Tahun Yobel adalah gambaran profetik tentang misi pelayanan Yesus di muka bumi. Ia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, membebaskan yang terikat, memberikan pengharapan baru dan menyampaikan kabar baik kepada orang-orang yang sudah rusak. Tuhan Yesus bukan hanya memberitakan sebuah tahun pembebasan, tetapi menghadirkan pemerintahan Allah yang membawa pemulihan bagi manusia. Ia datang dengan memberitakan tahun rahmat Tuhan di mana belas kasihan, kemerdekaan, kebebasan, kasih sayang dan kelepasan mewarnai setiap pengajaran-Nya.

Sepanjang pelayanan-Nya, Yesus melakukan pekerjaan Tahun Yobel. Orang buta melihat kembali. Orang lumpuh berjalan. Orang kusta dipulihkan. Orang berdosa menerima pengampunan. Orang yang ditolak masyarakat diterima kembali. Apa yang rusak dipulihkan. Apa yang hilang dikembalikan. Apa yang tertawan dibebaskan.

Kabar baiknya, pekerjaan Yobel itu belum berhenti. Kristus masih bekerja sampai hari ini. Mungkin ada area dalam hidup kita yang terasa rusak. Mungkin ada hubungan yang hancur, impian yang mati, pelayanan yang terhenti, atau hati yang terluka. Tuhan tidak melihat semuanya itu sebagai akhir cerita. Tuhan sanggup mengembalikan apa yang telah dicuri musuh. Ia dapat memulihkan sukacita yang hilang, damai sejahtera yang lenyap, bahkan tujuan hidup yang pernah terkubur oleh kegagalan.

Tidak ada rantai yang terlalu kuat bagi Kristus untuk dipatahkan, dan tidak ada kehancuran yang terlalu besar bagi kasih karunia-Nya untuk dipulihkan. Apa yang hilang tidak harus hilang selamanya, karena di dalam Kristus selalu ada pengharapan dan pemulihan. (RSN)

Questions:
1. Apakah Tahun Yobel itu?
2.Bagaimana Kristus melakukan pekerjaan tahun Yobel?

Values:
Tahun Yobel adalah tahun rahmat Tuhan di mana belas kasihan, kemerdekaan, kebebasan, kasih sayang dan kelepasan diberitakan kepada umat-Nya.

Kingdom Quotes:
Apa yang hilang tidak harus hilang selamanya, karena di dalam Kristus selalu ada pengharapan dan pemulihan.