THE CHOSEN GENERATION

THE CHOSEN GENERATION 

Bacaan Setahun: 
Mzm. 8; Kej. 9-10; Ef. 5 

“Namun, kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang Rajani, bangsa yang kudus, umat Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1 Petrus 2:9 – TB2)

Sadarkah anda bahwa tidak ada satu pun kejadian dalam hidup anda tanpa sepengetahuan Tuhan? Sadarkah anda bahwa diri anda adalah orang yang dipilih Tuhan menjadi pengaruh bagi komunitas anda? Renungan hari ini mengajak kita semua merenungkan keberadaan diri kita sebagai The Chosen Generation yaitu Generasi yang Terpilih. Mengapa Tuhan memilih kita? Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Yang pertamathere is divine calling. Ada panggilan ilahi dalam kehidupan kita. Tuhan memanggil kita bukan karena kecakapan dan ketrampilan serta kepandaian kita. Tuhan memanggil kita karena Ia punya rencana dan tujuan khusus bagi kita. Seandainya kita menolak panggilan Tuhan, maka Tuhan akan tetap berusaha untuk menarik perhatian kita lewat berbagai cara sehingga kita mendengar dan menanggapi panggilan ilahi itu. Panggilan ilahi kepada setiap orang itu berbeda dan tak sama antara satu dengan yang lain. Saat Yesus memilih dan memanggil para murid-Nya, Ia berdoa semalam-malaman. Yesus memilih dan memanggil para murid-Nya ketika mereka sedang sibuk mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing. Jadi Tuhan tak pernah salah memilih dan memanggil kita di mana pun kita sedang berada hari ini. Jika hari ini Tuhan memilih dan memanggil kita, segeralah setuju dengan pilihan dan panggilan Tuhan itu.

Yang keduawe are chosen generation. Kita adalah generasi pilihan. Yesus tidak pernah salah memilih dan memanggil kita untuk memenuhi rencana-Nya dan tujuan-Nya yang mulia. Ia mau kita menikmati berkat-berkat-Nya sebelum kita menjadi saluran berkat-Nya bagi komunitas kita. Ia mau kita menikmati kebaikan-Nya dan kemurahan-Nya sebelum kita menyalurkan kebaikan-Nya dan kemurahan-Nya bagi komunitas kita. Ia mau kita mengalami keajaiban-Nya sebelum kita memberitakan segala perbuatan-Nya yang ajaib kepada komunitas kita. Ia memberikan otoritas-Nya kepada kita dan memampukan kita melangkah sesuai tuntunan-Nya dalam mengerjakan setiap rencana-Nya. Ia mau bekerja sama dengan kita, bekerja melalui kita, menyatakan kemuliaan-Nya lewat kehidupan kita. Ia sangat detil dan teliti dalam mempersiapkan diri kita sebelum kita melangkah melakukan rencana-Nya dan kehendak-Nya. Itulah sebabnya sebagai generasi pilihan, mari kita maksimalkan kesempatan ini untuk memberitakan segala perbuatan-Nya yang ajaib kepada semua orang.

Tuhan tak pernah mengutus kita tanpa mempersiapkan dan memperlengkapi kita dengan kuasa-Nya dan otoritas-Nya. Mari perhatikan orang di sekitar kita dengan sungguh-sungguh. Ada banyak orang yang sedang berputus asa, kita diutus Tuhan untuk menguatkan dan menghiburkan mereka serta memberikan solusi keselamatan atas jiwa mereka. Ada banyak orang yang sedang sakit, kita diutus Tuhan untuk mendoakan mereka dan menyatakan ada kesembuhan dan mujizat bagi mereka. Ada banyak orang yang sedang kekurangan, kita diutus Tuhan untuk membagikan berkat Tuhan kepada mereka. Kita dapat melakukan itu semua bukan karena kecakapan, kekuatan dan kemampuan kita sendiri. Asal kita mau, Tuhan akan mampukan kita melakukan apa yang Ia mau. Oleh sebab itu mari kita persiapkan diri kita setiap hari sebelum melayani orang-orang yang membutuhkan jawaban dan jalan keluar dari setiap permasalahan mereka. (DW)

Questions:
1. Mengapa Tuhan memilih dan memanggil kita?
2. Apa yang harus kita lakukan menanggapi pilihan dan panggilan Tuhan?

Values:
Seorang Warga Kerajaan ALLAH adalah pribadi yang menyadari bahwa ia dipilih dan dipanggil ALLAH untuk menggenapi rencanaNYA indah.

Kingdom’s Quotes:
Tuhan mau bekerja sama dengan kita, bekerja melalui kita, menyatakan kemuliaanNya lewat kehidupan kita.