THE MUSTARD SEED

THE MUSTARD SEED 

Bacaan Setahun: 
Im. 26-27 , 1 Yoh. 5 

“Kata-Nya lagi, “Dengan apa kita hendak mengumpamakan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah kita hendak menggambarkannya? Kerajaan itu seumpama biji sesawi ketika ditaburkan di tanah. Biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih yang ada di bumi. Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabangcabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya

Welcome March. Tema renungan bulan Maret 2024 adalah The Mustard Seed yang memiliki arti Biji Sesawi. Hal apa yang menarik dari biji sesawi? Mengapa Kerajaan Allah diumpamakan seperti biji sesawi? Mengapa biji sesawi itu unik?

Pertama, semuanya bertahap. Perumpamaan biji sesawi mengajarkan tentang Kerajaan Allah. Perumpamaan biji sesawi juga mengajarkan tentang hal-hal kecil dapat menjadi besar pada waktunya. Kerajaan Allah mengajarkan kepada kita untuk belajar bersabar dalam menjalani proses kehidupan. Sebagian orang memang ingin potong kompas untuk menjadi sukses. Namun Kerajaan Allah tidak mengajarkan kita untuk menjadi sukses. Kerajaan Allah mengajarkan kita untuk hidup menghasilkan buah yang berkenan kepada Allah. Kerajaan Allah mengajarkan kita untuk setia dalam hal kecil dan sederhana.

Hal kecil dan sederhana yang dipercayakan kepada kita akan menjadi besar dan luar biasa jika kita setia mengelola hal-hal yang sudah dipercayakan kepada kita. Kerajaan Allah tidak mengajarkan proses kehidupan dengan hasil yang instan. Dalam Kerajaan Allah semua berlangsung secara bertahap. Waktu Tuhan selalu yang terbaik. Tuhan tak pernah berlambatlambat dan tak pernah terburu-buru. Tuhan selalu tepat waktu. Maukah kita mengikuti tuntunan Tuhan setiap hari? Apakah kita mau belajar percaya kepada Tuhan dengan sungguhsungguh?

Kedua, siap menjadi berkat. Perumpamaan biji sesawi mengajarkan hal Kerajaan Allah yang menjadi berkat yang luar biasa. Perhatikan dengan seksama bahwa dari biji sesawi yang ditaburkan ke tanah yang baik. Biji sesawi yang merupakan biji paling kecil dari segala jenis benih yang ada di bumi dapat menghasilkan kehidupan yang sangat mencengangkan. Biji sesawi memang kecil, namun saat ia bertumbuh menjadi pohon maka ia akan memiliki cabang-cabang yang besar sehingga banyak burung dapat bersarang dalam pohon sesawi. Saat biji sesawi berakar dan bertumbuh maka kita akan melihat pohon sesawi yang tingginya dapat mencapai tiga meter dan pohon sesawi ini besar sehingga banyak burung mau bersarang dan tinggal di dalamnya.

Saat biji sesawi yang sangat kecil ini masuk ke tanah, pada kenyataannya banyak orang tak memperhatikannya kecuali orang yang menaburkan biji sesawi itu ke tanah yang subur. Tuhan yang menabur benih biji sesawi sangat meyakini bahwa biji sesawi suatu hari akan menjadi pohon yang besar dan dapat menjadi berkat. Mari kita belajar untuk siap dan diberkati dan belajar bersiap untuk menjadi berkat. Biji sesawi sendiri juga punya manfaat kesehatan untuk mencegah sembelit dan meringankan sakit serta nyeri tubuh. Sudahkah kita siap menjadi berkat bagi banyak orang? Apa yang kita lakukan untuk menjadi berkat bagi banyak orang? (DW)

Questions:
1. Mengapa Kerajaan Allah diperumpamakan dengan biji sesawi?
2. Apa keistimewaan biji sesawi?
Values:
Seorang warga Kerajaan ALLAH adalah pribadi yang menyadari bahwa dirinya berfungsi sebagai biji sesawi bagi dunia ini.

Kingdom’s Quotes:
TUHAN selalu tepat waktu. TUHAN sudah mempersiapkan yang terbaik bagi kita bahkan di saat kita belum mendoakannya. TUHAN sanggup menepati janji-janji-NYA.