Kita berasal dari sorga karena kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Kemudian Tuhan memberkati manusia dan menempatkannya di Taman Eden supaya manusia memiliki kehidupan yang berbuah (be fruitful) dan berlipat ganda (multiply), memenuhi bumi (replenish the earth) dan menaklukannya (subdue) serta berkuasa atas segala mahkluk tetapi bukan atas manusia yang lain (have dominion). Karena itu hidup kita semakin hari harus semakin serupa dengan Kristus.
Dosa membuat manusia kehilangan kuasa atas bumi. Itulah sebabnya Yesus harus datang ke dunia untuk mengembalikan kuasa yang telah hilang itu sehingga manusia menggenapi rencana Tuhan di dalam kehidupanya. Tujuan hidup kita hanyalah untuk memuliakan nama Tuhan. Agar kita senantiasa merasakan damai sejahtera seperti di sorga rahasianya adalah berkenan kepada Tuhan.
Natal identik dengan hadiah, sebab Ia datang melawat umat-Nya dan memberikan hal-hal istimewa bagi kita semua. Tidak sekedar hadiah secara fisik, tetapi lebih dari itu semua dan untuk membuka hadiah-hadiah itu ada kuncinya yaitu
SALVATION (Soteria – Keselamatan)
“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya, Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu
(Lukas 1:68-69.)
Tanduk berbicara tentang pengaruh, kuasa dan kehadiran. Yesus datang untuk melawat umat-Nya. Sebab tidak ada satu orang manusiapun yang mampu menyelesaikan masalah dosa. Ia datang membawa penebusan bagi dosa-dosa kita dan mengangkat kutuk digantikan menjadi berkat. Karena ketidakpercayaannya, Zakharia pernah mengalami bisu, sehingga sebagai seorang imam ia menjadi orang yang tidak produktif. Kunci untuk menerima dan membuka hadiah ini adalah percaya dan senantiasa memperkatakan Firman Tuhan (homologia).
FAVOUR (Grace, Charis – Perkenanan)
Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia
di hadapan Allah. (Lukas 1:30)
Malaikat datang kepada seorang gadis sederhana yang bernama Maria. Malaikat memberitahukan rencana Allah dalam kehidupan Maria bahwa ia akan mengandung dan melahirkan seorang Putra serta menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Maria memberikan respon dan berkata: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Jadi kunci untuk menerima favour seperti Maria adalah penundukan diri kepada Firman Tuhan.
BLESSINGS (Happy, Makarios – Berkat-berkat)
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. (Lukas 1:41-42)
Elisabet menerima berkat-berkat Tuhan karena kerendahan hatinya. Ia yang secara usia lebih tua dari Maria, ketia Maria datang kepadanya, ia berkata: Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sehingga Elisabet dipenuhi Roh Kudus. Hanya orang yang rendah hati akan penuh dengan Roh Kudus dan diberkati Tuhan.
GUIDANCE (Tuntunan)
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. (Matius 1: 19-20).
Yusuf menerima tuntunan Tuhan di dalam kehidupannya ketika ia bermaksud menceraikan Maria secara diam-diam sehingga ia memutuskan untuk menerima Maria sebagai istrinya dan membawa keluarganya dari ancaman pembunuhan oleh Herodes sehingga rencana Allah digenapi. Kunci menerima tuntunan Tuhan seperti Yusuf adalah ketaatan.
GREAT JOY (Chara, Reason for Joy – Sukacita yang besar)
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: (Lukas 2:10).
Kelahiran Kristus ke dunia membawa sukacita yang besar untuk seluruh umat yang percaya kepadaNya serta melenyapkan segala ketakutan. Pemberitaan Malaikat kepada para gembala juga menunjukkan bahwa berita Natal juga diberikan kepada orang-orang sederhana. Kunci menerima sukacita yang besar didalam hidup kita adalah iman yang sederhana seperti para gembala, yaitu iman seperti anak kecil.
REDEMPTION (Deliverance – Lytrosis – Penebusan/kelepasan)
Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem (Lukas 2:38).
Penebusan berasal dari istilah perdagangan. Sebuah barang yang digadaikan harus ditebus dengan barang lain yang nilainya lebih tinggi. Ketika manusia jatuh dalam dosa maka hidup kita sudah dikuasai oleh maut tetapi kita telah ditebus dengan darah yang mahal. Hana seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Kunci menerima penebusan adalah kesetiaan seperti Hana yang terus beribadah dan berdoa kepada Tuhan.
SHALOM (Eirene – damai sejahtera)
“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu (Lukas 2:29-30)
Damai sejatera bukan saja damai karena tidak ada masalah atau peperangan, tetapi shalom juga berbicara kemakmuran, keberhasilan, kejayaan, damai sejahtera dan sukacita besar. Kunci untuk menerima shalom seperti Simeon adalah hidup selalu dipimpin oleh Roh Kudus. Dengan dipimpin Roh Kudus, Simeon datang ke bait Allah melihat Yusuf dan Maria membawa bayi Yesus ke bait Allah untuk diserahkan. Simeon dengan percaya melihat keselamatan yang telah datang melalui pribadi Yesus. Kedatangan Yesus ke dalam dunia membawa damai bagi kita, karena Ia adalah sang Raja Damai.
Kehadiran Yesus Kristus yang kita peringati di hari Natal tidak hanya untuk menyelamatkan sebagian kecil dari hidup kita, namun seluruhnya baik tubuh, jiwa dan roh, karena Ia datang agar kita memiliki hidup dan memilikinya dalam segala kelimpahan. Namun hadiah tidak ada artinya jika kita tidak membukanya. Selamat membuka dan menikmati hadiah spesial dari Tuhan. Pada saat kelahiran Yesus, orang-orang Majus, mereka adalah penasihat raja mencari dengan seksama lewat petunjuk bintang untuk datang menyembah Sang Raja, Penasihat yang ajaib (Wonderful Couselor), Allah yang kita sembah. Amin. (RCH).