ZAMAN KEEMASAN

ZAMAN KEEMASAN 

Bacaan Setahun:

2 Kor. 9
2 Raj. 22:1-23:35
Nahum 3

“…… Niniwe sudah rusak! Siapakah yang meratapi dia? Dari manakah aku akan mencari penghibur-penghibur untuk dia” (Nahum 3:7)

Anda ingat dengan Niniwe kota yang mengalami kebangunan rohani saat Nabi Yunus datang ke sana? Pemandangan ini bisa dilihat saat kebangunan rohani terjadi: orangorang bertekuk lutut, yang muda memuji Tuhan, yang tua bersaksi di mana-mana tentang kasih Tuhan, pendeknya pemandangan indah ini menggetarkan setiap pelancong yang mengunjungi Niniwe.

Seratus tahun kemudian…….. Di kota yang sama, begitu masuk dari pintu gerbang sepuluh meter saja, telinga Anda akan gerah mendengar suara orang-orang mengumpat. Di sebelahnya, dua pemuda berbicara dengan cekikikan, menceritakan kisah-kisah jorok. Masuk sedikit lagi, Anda akan melihat rumah-rumah dengan hiasan gemerlapan dan beberapa gadis dengan busana super minim menggoda Anda dengan senyuman. Suara hingar-bingar musik dipadu dengan orang-orang yang ‘gedhek-gedhek’ tanda lagi on memenuhi rumah-rumah hiburan. Tapi hati Anda sedikit terhibur saat dari kejauhan melihat sebuah bangunan dengan tanda salib di atasnya gereja! Dengan harapan menemukan sedikit kelegaan, Anda menghampiri gereja itu. Tepat di pintu pagar terdapat tulisan: GEREJA INI TELAH DIJUAL UNTUK DIJADIKAN RUMAH JUDI. HARAP JEMAAT BERIBADAH DI RUMAH MASING-MASING!

Anda tergoncang! Namun Anda tidak putus asa. Anda mencari informasi alamat gereja dari seorang pejalan kaki yang kebetulan lewat. Tapi ia menjawab, “Maaf Pak. Di sini sudah tidak ada gereja lagi. Semuanya telah dijual dan dijadikan tempat hiburan. Ini yang terakhir!” Kira-kira seperti itulah keadaan yang terjadi dengan Niniwe. Kota ini, 100 tahun lalu, mengalami zaman keemasan dalam kehidupan moral dan kerohanian. Sayang, generasi berikutnya sepertinya tidak mengenal arti kebangunan rohani, karena firman Tuhan datang kembali melalui Nabi Nahum bahwa Allah akan menghukum Niniwe. Bukannya tanpa alasan Allah menghukum Niniwe. Ya, Niniwe telah kembali lagi menjadi kota yang jahat, penuh dengan dosa.

Anda ingat dengan “zaman keemasan” yang pernah terjadi dalam kehidupan Anda? Anda ingat ketika cinta Anda menggebu-gebu kepada Allah? Ya, saat itu terjadi kebangunan rohani yang dahsyat dalam kehidupan Anda. Lalu bagaimana sekarang? Bersamaan dengan berlalunya sang waktu, apakah Anda masih mengalami “zaman keemasan” itu ataukah telah berubah bahkan tidak bergairah lagi dengan perkara-perkara rohani? Bila itu terjadi, Allah akan berurusan dengan Anda! (DH)

Questions:

1. Apakah kasih Anda kepada Kristus hari ini masih sehangat dan semurni saat Anda pertama kali mengalami perjumpaan dengan-Nya?
2. Apakah Anda sedang hidup dalam kebangunan rohani, atau sedang tertidur?

Values:

Arti “zaman keemasan” dalam kehidupan rohani adalah kasih yang menyala-nyala pada Kristus.

Kingdom Quotes:

Zaman keemasan tidak diukur dari kemegahan luar, tapi dari api kasih yang membakar hati bagi Kristus.